Fluida Statis
https://lenterarevolusi.blogspot.com/2026/01/fluida-statis.html
Fluida adalah zat yang dapat mengalir dan memberikan sedikit hambatan terhadap perubahan bentuk ketika ditekan.
1. Tekanan Hidrostatis
2. Hukum Pascal
3. Hukum Archimedes
4. Kapilaritas
A. Tekanan Hidrostatis
Dari aspek konsep dasarnya, tekanan adalah gaya yang bekerja tegak lurus pada suatu bidang per satuan luas.
P = F / A
Di mana P = tekanan (satuan Newton/meter persegi), F = gaya (satuan Newton), A = luas penampang (satuan meter persegi).
Sedangkan Tekanan Hidrostatis adalah tekanan yang disebabkan oleh fluida yang diam.
P = P0
+ ρ.g.h
P = tekanan total
Po = tekanan udara luar, di mana Po = 1 atm = 76 cmHg = 1,01 x 105 N/m2
ρ = massa jenis fluida (Kg/m3)
g = percepatan gravitasi bumi (10 m/s2)
h = kedalaman fluida (m)
B. Hukum Pascal
Konsep dari Hukum Pascal ini adalah: "Tekanan yang diberikan pada fluida di dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke segala arah."
P1
= P2
F1
/ A1 = F2 / A2
Keterangan:
P = tekanan satuan Pa atau N/m2)
F = gaya (N)
A = luas penampang (m2)
C. Hukum Archimedes
Konsep dari Hukum Archimedes adalah: "Benda yang tercelup sebagian atau seluruhnya di dalam fluida, akan mendapat gaya ke atas sebesar volume benda yang tercelup atau sebesar volume fluida yang dipindahkan."
Untuk ρb = massa jenis benda dan ρf = massa jenis fluida
Jika ρb < ρf ==> benda akan mengapung
ρb = ρf ==> benda akan melayang
ρb > ρf ==> benda akan tenggelam
FA = ρf.V.g
FA = w – w’ atau dengan kata lain w = FA + w’
Keterangan:
FA = gaya Archimedes (N), w = berat benda di udara (N), w’ = berat benda di dalam fluida (N).

