Mantap! Mahasiswa UM Ubah Limbah Pandan Menjadi Material Aerostruktur
Prestasi itu menjadi bukti kualitas riset mahasiswa UM mampu bersaing dengan berbagai perguruan tinggi unggulan di Indonesia. Di tengah ketatnya kompetisi nasional, tim yang beranggotakan Abiyu Ramadan (angkatan 2023), Muhammad Ramdan Hakim (2024), dan Gesang Tarbiatul Ihsan (2025) berhasil menarik perhatian dewan juri melalui gagasan inovatif pemanfaatan limbah biomassa lokal menjadi material ramah lingkungan bernilai tinggi.
Abiyu menjelaskan bahwa pemilihan serat pandan Bali didasarkan pada besarnya potensi limbah yang tersedia dan minimnya pemanfaatan yang dilakukan selama ini.
“Kami ingin menghadirkan alternatif material baru dari biomassa lokal yang selama ini belum banyak dilirik. Harapannya, serat pandan Bali dapat menjadi salah satu opsi material komposit yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi,” jelasnya.
Proses penelitian berlangsung selama tiga hingga empat bulan. Tim harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari cuaca yang mempengaruhi proses pengeringan material hingga padatnya aktivitas akademik saat ujian akhir semester dan program magang yang berlangsung bersamaan. Namun, melalui pembagian tugas yang terstruktur, komunikasi yang baik dan disiplin dalam mencapai target, penelitian, seluruh tahapan riset dapat diselesaikan secara optimal.
Keunggulan karya tim mahasiswa Teknik Mesin FT UM ini tidak hanya terletak pada ide inovatifnya, tetapi juga pada kekuatan data eksperimen yang komprehensif serta fokus penelitian yang jelas terhadap aplikasi aerostruktur. Pendekatan tersebut menjadi nilai tambah yang membedakan karya mereka dari peserta lain dan memperkuat relevansi penelitian terhadap kebutuhan industri masa depan.
Prestasi ini mempertegas komitmen UM dalam membangun ekosistem riset yang berdampak bagi masyarakat. Keberhasilan mahasiswa Teknik Mesin UM menunjukkan bahwa inovasi berbasis sumber daya lokal dapat menjadi solusi bagi tantangan industri sekaligus mendorong lahirnya teknologi yang lebih berkelanjutan.
Melalui pencapaian ini, UM kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan prestasi akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. Ke depan, penelitian tersebut berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung kebutuhan industri manufaktur dan material maju berbasis sumber daya lokal Indonesia.
(Website UM).

