Gaya Newton Pada Bidang Miring
1. Teori Dasar
Bidang miring adalah permukaan yang membentuk
sudut kemiringan tertentu terhadap horizontal. Analisis pada bidang miring
dilakukan dengan menerapkan Hukum II Newton (∑F = m a), namun gaya-gaya
harus diuraikan ke komponen sejajar dan tegak lurus bidang.
Pada bidang miring tanpa atau dengan gesekan,
komponen gaya berat akan menyebabkan benda meluncur menuruni bidang,
sementara gaya normal dan gaya gesek berperan menghambat atau menahan gerakan.
2. Parameter
yang bekerja pada benda
Pada benda bermassa m di atas bidang miring
yang memiliki sudut θ terhadap arah horizontal:
Gaya-gaya
utama:
- Berat: w = mg
Diuraikan menjadi: - Komponen berat sejajar
bidang:
- Komponen berat tegak lurus
bidang:
- Gaya Normal (N)
Gaya yang tegak lurus bidang (jika tidak ada gaya luar lain yang bekerja pada benda):
- Gaya Gesek (f)
Jika ada gesekan pada bidang miring:
Arah gesekan
selalu berlawanan dengan arah gerak benda.
- Gaya Luar (F)
Jika ada gaya tambahan dari luar yang bekerja pada benda (misalnya benda ditarik atau didorong).
3. Resultan
Gaya dan Percepatan
Tanpa gesekan:
Dengan gesekan
(benda bergerak turun):
Dengan gesekan
(benda ditarik naik):
4. Rumus-Rumus
Penting
|
Besaran |
Rumus |
|
Berat |
|
|
Komponen berat sejajar bidang |
|
|
Komponen berat tegak lurus bidang |
|
|
Gaya normal |
|
|
Gaya gesek |
|
|
Percepatan tanpa gesek |
|
|
Percepatan dengan gesek |
|
5. Contoh
Soal
Soal 1
Sebuah benda bermassa 5 kg berada di atas bidang
miring licin dengan sudut kemiringan 30°. Tentukan percepatan benda.
Pembahasan:
Soal 2
Benda 4 kg berada di atas bidang miring 37°
dengan koefisien gesek 0,2. Hitung percepatannya saat meluncur turun.
Pembahasan:
Gunakan:
,
Soal 3
Hitung gaya normal pada benda 10 kg di bidang
miring 45°.
Pembahasan:
Soal 4
Benda 3 kg berada di bidang miring 30° dengan
koefisien gesekan 0,3. Berapa gaya gesek yang bekerja?
Pembahasan:
Soal 5
Sebuah benda 8 kg didorong ke atas bidang miring
25° dengan gaya 60 N sejajar bidang. Koefisien gesekan 0,1. Tentukan
percepatannya.
Pembahasan:
Gaya penghambat = berat sejajar + gesekan:
Total penghambat:
Resultan gaya:
Percepatan:
Ringkasan
- Benda pada bidang miring dianalisis dengan
menguraikan gaya berat benda.
- Komponen sejajar menghasilkan percepatan.
- Gesekan selalu melawan arah gerak.
- Hukum Newton II digunakan untuk menemukan percepatan.

