Spesifikasi Pin Arduino Uno R3
https://lenterarevolusi.blogspot.com/2025/12/spesifikasi-pin-arduino-uno-r3.html
Sebelum bereksperimen dengan board Arduino Uno R3, terlebih dahulu harus memahami pin-pin (kaki-kaki) Arduino Uno R3.
a. Pin Input/Output (I/O) Digital, yaitu pin bernomor 0 - 13. Jadi pin I/O ini berjumlah 14 pin digital.
b. Pin Digital Support PWM (Pulse Width Modulation), yaitu pin 3, 5, 6, 9, 10, 11. Pin digital support PWM ini ditandai simbol "tilde" (~).
c. Pin Analog, yaitu pin A0, A1, A2, A3, A4, A6. Jadi ada 6 pin analog.
>> Pin Input/Output (I/O) Digital sebanyak 14 pin, yang bernomor 0 s/d 13 merupakan pin digital serbaguna, yang dapat berfungsi sebagai saluran input maupun output.
Misalnya board Arduino akan digunakan sebagai controller (pengendali) LED yang menyala berkedip-kedip selama 0,1 sekon (menyala 0,1 sekon, padam 0,1 sekon, begitu seterusnya), maka pin nomor 0 - 13 dapat digunakan sebagai saluran output dari Arduino untuk mengatur penyalaan LED.
>> Pin I/O Digital Support PWM sebanyak 6 pin, yaitu pin nomor 3, 5, 6, 9, 10 dan 11. PWM singkatan dari Pulse Width Modulation. Pin PWM ini digunakan ketika Arduino menjadi controller yang masukan/keluarannya bersifat analog. Misalnya saat dihubungkan dengan potensiometer.
Frekuensi yang digunakan dalam Arduino untuk PWM adalah 500 Hz (500 siklus dalam 1 sekon). Jadi Arduino dapat menghidupkan-padamkan LED sebanyak 500 kali dalam 1 sekon.
Untuk menggunakan PWM dapat menggunakan perintah analogWrite(). Nilai yang dapat dimasukkan pada perintah analogWrite() tersebut adalah 0 sampai 255 (8 bit). Nilai 0 berarti pulsa yang diberikan untuk setiap siklus adalah 0 volt (low), sedangkan nilai 255 berarti pulsa yang diberikan selalu 5 volt (high).
Sebenarnya Arduino adalah peralatan digital yang level tegangannya hanya terdiri dari On/HIGH (5 volt) dan Off/LOW (0 volt). Dalam sistem PWM frekuensi On dan Off bisa diatur berdasarkan siklus tertentu dalam frekuensi 500 Hz dengan selang antara 0 - 255.
>> Pin Analog, yaitu pin nomor A0 - A5 (6 pin). Pin analog ini dapat ditulis (menjadi pin input) mempunyai tegangan 0 - 5 volt dengan step kenaikan sebanyak 1024 (10 bit).
Artinya adalah angka 0 - 1024 akan dikonversi menjadi 0 - 5 volt di pin tersebut. Nilai 0 berarti tegangan 0 volt, sedangkan 1024 berarti 5 volt.
Ikhtisar
Sebagai ikhtisar berikut ini adalah spesifikasi teknis dari Arduino Uno R3:
• Mikrokontroler ATMega328
• Catu Daya 5V
• Tegangan Input (rekomendasi) 7-12V
• Tegangan Input (batasan) 6-20V
• Pin I/O Digital 14 (dengan 6 PWM output)
• Pin Input Analog 6
• Arus DC per Pin I/O 40 mA
• Arus DC per Pin I/O untuk PIN 3.3V 50 mA
• Flash Memory 32 KB (ATmega328) dimana 0.5 KB digunakan oleh bootloader
• SRAM 2 KB (ATmega328)
• EEPROM 1 KB (ATmega328)
• Clock Speed 16 MHz


