Spesifikasi Pin Arduino Uno R3

Sebelum bereksperimen dengan board Arduino Uno R3, terlebih dahulu harus memahami pin-pin (kaki-kaki) Arduino Uno R3. 


Di Arduino Uno R3 terdapat 3 kelompok pin yang fungsinya berbeda:

a. Pin Input/Output (I/O) Digital, yaitu pin bernomor 0 - 13. Jadi pin I/O ini berjumlah 14 pin digital.
b. Pin Digital Support PWM (Pulse Width Modulation), yaitu pin 3, 5, 6, 9, 10, 11. Pin digital support PWM ini ditandai simbol "tilde" (~).
c. Pin Analog, yaitu pin A0, A1, A2, A3, A4, A6. Jadi ada 6 pin analog.


Penjelasan Fungsi Pin Arduino 

>> Pin Input/Output (I/O) Digital sebanyak 14 pin, yang bernomor 0 s/d 13 merupakan pin digital serbaguna, yang dapat berfungsi sebagai saluran input maupun output. 

Misalnya board Arduino akan digunakan sebagai controller (pengendali) LED yang menyala berkedip-kedip selama 0,1 sekon (menyala 0,1 sekon, padam 0,1 sekon, begitu seterusnya), maka pin nomor 0 - 13 dapat digunakan sebagai saluran output dari Arduino untuk mengatur penyalaan LED.

>> Pin I/O Digital Support PWM sebanyak 6 pin, yaitu pin nomor 3, 5, 6, 9, 10 dan 11. PWM singkatan dari Pulse Width Modulation. Pin PWM ini digunakan ketika Arduino menjadi controller yang masukan/keluarannya bersifat analog. Misalnya saat dihubungkan dengan potensiometer. 

Frekuensi yang digunakan dalam Arduino untuk PWM adalah 500 Hz (500 siklus dalam 1 sekon). Jadi Arduino dapat menghidupkan-padamkan LED sebanyak 500 kali dalam 1 sekon.

Untuk menggunakan PWM dapat menggunakan perintah analogWrite(). Nilai yang dapat dimasukkan pada perintah analogWrite() tersebut adalah 0 sampai 255 (8 bit). Nilai 0 berarti pulsa yang diberikan untuk setiap siklus adalah 0 volt (low), sedangkan nilai 255 berarti pulsa yang diberikan selalu 5 volt (high). 

Sebenarnya Arduino adalah peralatan digital yang level tegangannya hanya terdiri dari On/HIGH (5 volt) dan Off/LOW (0 volt). Dalam sistem PWM frekuensi On dan Off bisa diatur berdasarkan siklus tertentu dalam frekuensi 500 Hz dengan selang antara 0 - 255.  

>> Pin Analog, yaitu pin nomor A0 - A5 (6 pin). Pin analog ini dapat ditulis (menjadi pin input) mempunyai tegangan 0 - 5 volt dengan step kenaikan sebanyak 1024 (10 bit). 

Artinya adalah angka 0 - 1024 akan dikonversi menjadi 0 - 5 volt di pin tersebut. Nilai 0 berarti tegangan 0 volt, sedangkan 1024 berarti 5 volt.

Ikhtisar

Sebagai ikhtisar berikut ini adalah spesifikasi teknis dari Arduino Uno R3:

• Mikrokontroler ATMega328

• Catu Daya 5V

• Tegangan Input (rekomendasi) 7-12V

• Tegangan Input (batasan) 6-20V

• Pin I/O Digital 14 (dengan 6 PWM output)

• Pin Input Analog 6

• Arus DC per Pin I/O 40 mA

• Arus DC per Pin I/O untuk PIN 3.3V 50 mA

• Flash Memory 32 KB (ATmega328) dimana 0.5 KB digunakan oleh bootloader

• SRAM 2 KB (ATmega328)

• EEPROM 1 KB (ATmega328)

• Clock Speed 16 MHz


Related

newsticker 88942986513642981

Post a Comment

emo-but-icon

About Me

My photo
Father of 2 wonderful blessed kids. Teacher. Blogger. Guru Informatika SMPN 8 Bintan. Blogger yang percaya mengajar itu keren. Pendukung Timnas Indonesia, Arema Malang dan Real Madrid. Berharap Indonesia menjadi superpower dunia dan membuat jet tempur serta roket ruang angkasa sendiri. Pembaca buku yang suka ngopi serta puisi. Email: sutan.malaka1110@gmail.com
item