Empat Model Pengetahuan Manusia, Apa Saja?

Dalam filsafat dikenal istilah epistemologi. Ini merupakan bagian filsafat yang membahas tentang pengetahuan, sumber pengetahuan, asal-usul pengetahuan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pengetahuan. Dengan kata lain, epistemologi membahas berbagai pengetahuan manusia dan nilai-nilainya.

Buku dan pengetahuan (sumber: science news for students)

Dari pandangan epistemologi, secara umum pengetahuan manusia dapat dibagi empat macam:

1. Pengetahuan Inderawi

Pengetahuan inderawi adalah pengetahuan yang diperoleh seseorang melalui pancaindera-nya, namun tetap dengan keterlibatan akal dalam proses perolehan itu. Contoh pengetahuan inderawi ini antara lain pengetahuan manusia bahwa air akan mendidih pada suhu 100 derajat celsius dalam tekanan udara normal. Atau pengetahuan bahwa logam natrium (Na) bersifat reaktif terhadap air (H2O). Pengetahuan model ini biasanya digunakan di berbagai bidang ilmu empiris seperti fisika, kimia dan biologi.


Science (sumber: freepik)

2. Pengetahuan Rasional

Pengetahuan rasional merupakan model pengetahuan manusia yang tersusun dari konsep-konsep abstraktif (istilah dalam Filsafat Islam, mafahim intiza'iyah), yang disebut juga dengan konsep sekunder (ma'qulat tsanawiyah). Dalam pengetahuan rasional ini akal mempunyai peranan utama untuk memperolehnya, walaupun dalam kondisi umumnya digunakan juga indera dan eksperimen (percobaan ilmiah) dalam proses abstraksi konsep atau dalam membangun premis-premis analogis. Contoh pengetahuan rasional ini di antaranya pengetahuan manusia bahwa "sebagian lebih kecil dari keseluruhan", "akibat tidak pernah mendahului sebab" atau "1/3 lebih kecil dari 1". Termasuk dalam model pengetahuan rasional ini adalah logika, filsafat dan matematika.

3. Pengetahuan Tekstual

Pengetahuan tekstual adalah pengetahuan yang diperoleh melalui buku, manuskrip dan teks-teks lainnya. Pengetahuan model ini memiliki peran sekunder karena ketergantungannya pada pengetahuan sebelumnya, yaitu pengetahuan tentang sumber informasi yang terpercaya (otoritatif), teks yang benar (otentik) dan diperoleh melalui informasi orang/sumber yang jujur. Contoh model pengetahuan ini adalah pengetahuan orang tentang sejarah, misalnya mengenai sejarah Perang Dunia Ke-2, sejarah bangsa Indian di benua Amerika, sejarah kerajaan-kerajaan besar di dunia dan semacamnya.



4. Pengetahuan Hudhuri

Pengetahuan hudhuri atau gnostik adalah pengetahuan manusia yang diperoleh dari penyaksian batin. Dalam Filsafat Islam, ini disebut pengetahuan hudhuriyah. Berbeda dengan pengetahuan-pengetahuan sebelumnya, pengetahuan hudhuri/gnostik terkait langsung dengan wujud objeknya (ma'lum) tanpa melalui perantaraan gambaran konseptual di benak seseorang (mafhum dzihni). Jadi bila dalam pengetahuan model lainnya, ketika seseorang mengetahui tentang bulan, maka sebenarnya hanya gambaran konsep tentang bulan tersebut yang ada di benak seseorang untuk menjadi perantara pemahaman konseptual antara bulan dan orang tersebut.  Sementara dalam pengetahuan hudhuri ini ketika seseorang mengetahui sesuatu maka sesungguhnya (objek) sesuatu itu yang hadir secara langsung pada orang tersebut. Sehingga tidak ada perantaraan antara yang diketahui dengan yang mengetahui.   

Demikian pemaparan ringkas seputar model-model pengetahuan manusia, dilihat dari sudut pandang epistemologi. Semoga bermanfaat. 


Bintan, penghujung Desember 2021

Related

Diskursus 7002651119611467514

Post a Comment

emo-but-icon

About Me

My photo
Father of 2 wonderful blessed kids. Teacher. Blogger. Guru Informatika SMPN 8 Bintan. Blogger yang percaya mengajar itu keren. Pendukung Timnas Indonesia, Arema Malang dan Real Madrid. Berharap Indonesia menjadi superpower dunia dan membuat jet tempur serta roket ruang angkasa sendiri. Pembaca buku yang suka ngopi serta puisi. Email: sutan.malaka1110@gmail.com

Arsip Semua Tulisan

item