Perangkat Lunak Komputer Bagian 1: Sistem Operasi

Setiap pengguna komputer, smartphone atau tablet, tentu tidak asing lagi dengan istilah "Windows", "Android" atau "Apple iOS". Ketiganya termasuk sistem operasi (operating system). Tanpa sistem operasi, maka perangkat elektronik pintar seperti komputer atau smartphone, tidak akan berfungsi. Begitu penting arti operating system bagi komputer atau smartphone. Memangnya apa sistem operasi itu?

Beberapa logo sistem operasi (sumber: hitechwhizz.com)

Sistem operasi merupakan bagian dari perangkat lunak komputer. Sebelum membahas pengertian sistem operasi, ada baiknya membicarakan lebih dulu apa itu perangkat lunak komputer. Perangkat lunak komputer sehari-hari biasa disebut juga Software.

Perangkat lunak atau software adalah data yang diprogram, disimpan dan diformat secara digital dengan fungsi tertentu. Perangkat lunak ini tidak memiliki wujud fisik, kita dapat menjalankannya dengan komputer. Perangkat lunak dibuat oleh seorang ahli pemrograman dengan baris-baris program. Baris-baris diprogram itu lalu diubah menjadi bahasa mesin agar dapat dipahami mesin hardware komputer. Proses pengubahan baris-baris program menjadi bahasa mesin ini disebut compile

Secara umum perangkat lunak/software terdiri dari dua bagian, yaitu sistem operasi dan software aplikasi. Artikel perangkat lunak bagian 1 ini khusus membahas sistem operasi.

SISTEM OPERASI

A. Pengertian

Sistem operasi adalah perangkat lunak yang berfungsi menjalankan berbagai perangkat keras komputer dan mengendalikan kerja berbagai perangkat keras tersebut, serta menjalankan dan mengatur bermacam program aplikasi yang sedang berjalan di komputer.

Fungsi sistem operasi (sumber: ouw.edu.au.com)

Sistem operasi bertanggung jawab mengelola semua perangkat yang ada dalam sistem komputer, dan menghubungkan semua perangkat itu dengan user (pengguna) maupun dengan program lain sehingga setiap program dapat mengakses berbagai perangkat komputer tersebut. Dengan kata lain, sistem operasi mengatur penggunaan semua perangkat keras komputer oleh berbagai program aplikasi yang ada di dalam komputer.

Pengaturan oleh sistem operasi ini harus dilakukan, agar tidak terjadi crash atau konflik penggunaan perangkat keras komputer antara satu program dan program yang lain. Terjadinya konflik penggunaan ini menyebabkan komputer mengalami crash.

B. Fungsi Sistem Operasi

Sistem operasi memiliki banyak fungsi, di antaranya:

1. Menjalankan dan mengendalikan kegiatan komputer

Ketika komputer sedang bekerja, maka di dalamnya terjadi proses-proses yang saling berhubungan satu sama lain. Setiap proses tersebut memerlukan penggunaan perangkat keras komputer yang ada. Misalnya saat seseorang menggunakan komputer untuk menyimpan data di harddisk. Maka pada aktivitas ini terjadi berbagai proses seperti penggunaan prosesor, memori, file-file datanya dan perangkat input-output (I/O). Semua proses ini dijalankan, diatur dan dikendalikan oleh sistem operasi.

2. Mengatur Memori

Pada saat komputer menjalankan program tertentu, program tersebut dan datanya disimpan sementara di memori. Memori yang dimaksud di sini adalah RAM (Random Access Memory). Setelah diletakkan di memori, prosesor akan menggunakan file program dan data itu untuk diproses, serta digunakan secara bergantian oleh perangkat input-output (I/O). Misalnya untuk ditampilkan hasil prosesnya di monitor komputer.

Setelah semua proses yang berhubungan dengan program dan datanya itu selesai, maka program dan datanya dikembalikan lagi ke tempat penyimpanan tetap. Baik penyimpanan internal seperti harddisk maupun eksternal semacam flashdrive. Dengan kata lain ruang memori (RAM) dikosongkan kembali. Semua proses ini dijalankan dan diatur oleh sistem operasi.

3. Pengaturan Penyimpanan di Harddisk

Semua program dan data komputer disimpan di harddisk, yang merupakan tempat penyimpanan tetap. Agar setiap file program dan data ini dapat tersimpan secara baik dan terorganisir, maka diperlukan penataan ruang-ruang memori (penyimpanan) di dalam harddisk. Penataan dan pengaturan ruang-ruang penyimpanan di dalam harddisk ini merupakan tugas sekaligus tanggung jawab sistem operasi.

4. Pengaturan File 

Semua informasi yang ada di dalam komputer disimpan dalam bentuk file-file. Jumlah file yang sangat banyak di dalam komputer tentunya membutuhkan pengaturan yang baik, sehingga pada saat sebuah file akan digunakan dan diproses, dapat di-load dengan cepat. Semua pengaturan file ini juga dilakukan oleh sistem operasi. 

Pengaturan file oleh sistem operasi di antaranya meliputi hal-hal berikut ini:

a. Pembuatan dan penghapusan file

b. Pembuatan dan penghapusan folder

c. Jika diperlukan dapat melakukan manipulasi file dan folder

d. meletakkan file ke tempat penyimpanan tetap, misalnya ke harddisk

e. Membuat back-up / cadangan file ke media penyimpanan tetap

5. Mengatur Proses Input dan Output Data

Pada saat bekerja, seringkali dalam sebuah komputer terjadi lalu-lalang data pada perangkat input-output (I/O) komputer. Baik data masukan dari perangkat input seperti keyboard dan mouse, maupun data keluaran menuju perangkat output semacam monitor atau speaker. Berbagai aktivitas perangkat input-output ini perlu dikendalikan, agar semua proses dapat berjalan baik. Pengaturan semua proses pada perangkat input-output (I/O) komputer menjadi tugas dan tanggung jawab sistem operasi.

Sistem kerja operating system (sumber: tutorialspoint.com)  


C. Macam-Macam Sistem Operasi

Ada beberapa macam sistem operasi yang ada, di antaranya adalah:

1. DOS (Disk Operating System)

DOS atau Disk Operating System adalah sistem operasi berbasis teks buatan Microsoft. DOS termasuk sistem operasi yang menggunakan model CUI (Character User Interface) karena berkomunikasi dengan pengguna komputer menggunakan karakter-karakter teks. Dengan kata lain DOS menampilkan pesan dalam bentuk teks, dan pengguna komputer juga memberikan perintah pada komputer dengan teks.

Sistem operasi DOS

DOS dibuat Microsoft pertama kali tahun 1981. Dibuat untuk digunakan pada komputer IBM. Pada saat itu DOS menjadi sistem operasi standar untuk komputer PC (Personal Computer). Tetapi saat ini sistem operasi berbasis teks (CUI) sudah tidak umum digunakan, digantikan sistem operasi berbasis grafis / GUI (Graphic User Interface). Sistem operasi berbasis grafis (GUI) banyak digunakan karena lebih mudah digunakan daripada CUI.

DOS memiliki sejumlah fitur keunggulan. Fitur-fitur tersebut di antaranya:

a. Fitur Diskcopy

Fitur ini digunakan untuk mengcopy file dari satu disk ke disk yang lain.

b. Fitur Scandisk

Fitur ini digunakan DOS untuk mencari kerusakan pada disk, lalu memperbaikinya. 

c. Fitur Defragmenter

Seiring dengan waktu, terkadang penempatan file-file di disk menjadi semrawut atau tidak beraturan. Hal ini dapat diperbaiki dengan fitur defragmenter yang dapat mengatur kembali penempatan file-file. Sehingga ketika diperlukan, proses pencarian file-file tersebut lebih cepat. 

2. Windows

Windows merupakan nama keluarga besar sistem operasi buatan Microsoft. Nama Windows sangat beken di tengah umum, karena mayoritas komputer yang ada di tengah masyarakat menggunakan sistem operasi Windows. Hal ini karena Windows merupakan sistem operasi berbasis grafis (GUI) yang mudah digunakan.

Windows versi pertama adalah Windows 1.0 yang dikeluarkan tahun 1985. Windows 1.0 ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan tampilan komputer yang bergambar, atau biasa disebut tampilan grafis. Tetapi Windows 1.0 ini belum dapat dikatakan sistem operasi tersendiri karena ia masih merupakan perangkat lunak 16 bit tambahan yang berjalan di atas sistem operasi DOS / MS-DOS. Jadi ia tidak dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. 

Berbagai varian Windows (sumber: quora.com)

Windows 1.0 ini kemudian berkembang menjadi Windows 2.0, dan Windows 3.0 di tahun 1990. Semua versi ini menggunakan model tampilan grafis (GUI). Versi Windows NT 3.1 sudah merupakan sistem operasi mandiri, jadi tidak bergantung lagi pada sistem operasi DOS. Windows 3.1 dikeluarkan Microsoft tahun 1992.

Dari sini kemudian Windows berkembang pesat mendominasi sistem operasi di dunia. Muncul Windows 95 di tahun 1995. Lalu Windows 97, Windows 98, Windows ME, Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, kemudian Windows 10. Dan kini baru saja Microsoft merilis Windows 11 di Indonesia pada bulan Oktober 2021. Windows banyak digunakan saat ini karena mode grafisnya yang mudah digunakan oleh masyarakat umum.       

3. UNIX

UNIX lahir sekitar tahun 1960-an di Laboratorium AT&T Bell Labs. Dibuat oleh grup ilmuwan yang dipimpin Prof. Ken thompson. Para ilmuwan ini bekerja untuk membangun sistem operasi yang multitasking dan multiuser. Multitasking berarti sistem operasi ini harus dapat menjalankan beberapa software aplikasi atau aktivitas proses dalam saat bersamaan. Misalnya Anda mengetik email, sambil mendengarkan musik dan juga download file dari internet. Sedangkan multi-user berarti UNIX merupakan sebuah sistem di mana beberapa user (pengguna) dapat bekerjasama menggunakan perangkat sistem yang sama.

Sistem operasi UNIX (sumber: Wikipedia)


Sistem operasi UNIX banyak digunakan pada komputer-komputer besar, seperti superkomputer dan mainframe. Apakah super-komputer dan mainframe itu? Super-komputer dan mainframe adalah komputer-komputer besar berkemampuan tinggi yang digunakan di perusahaan-perusahaan atau lembaga besar. Komputer-komputer semacam ini harus menangani berbagai pekerjaan berat, karena super-komputer dan mainframe dapat mengelola data dalam jumlah yang sangat besar, yang tidak mampu dilakukan oleh komputer-komputer biasa. Karenanya UNIX merupakan sistem operasi yang handal untuk menangani jaringan komputer.

4. Linux

Sama seperti UNIX, Linux juga merupakan sistem operasi multitasking dan multiuser. Sejarah Linux sendiri memang tidak dapat dilepaskan dari UNIX, karena Linux merupakan clone (tiruan) dari UNIX yang didesain untuk dijalankan di PC (Personal Computer). Jadi bila UNIX digunakan untuk menjalankan komputer-komputer besar seperti supercomputer atau mainframe, maka Linux adalah versi UNIX untuk komputer-komputer pribadi (PC).

Beberapa logo sistem operasi varian Linux

Linux merupakan sistem operasi open source. Sehingga Linux dapat didapatkan secara gratis, alias tidak perlu membeli. Siapapun boleh mendownload Linux dari internet dan bebas menginstalnya di komputer bahkan mengcopynya untuk dibagi-bagikan pada temannya, tanpa perlu takut disebut sebagai pengguna software bajakan atau ilegal. Karena sifatnya yang open source, setiap orang juga boleh mendistribusikan dan mengembangkan Linux tanpa harus membeli lisensi. Inilah keunggulan utama Linux dibanding sistem operasi lainnya. 

Tampilan command line Linux (sumber: linuxhint.com)

Keunggulan lain Linux adalah kestabilannya. Artinya Linux dapat digunakan tanpa henti selama berbulan-bulan dan kinerjanya tidak menurun. Karena stabilitas Linux yang tinggi ini, maka banyak komputer server yang menggunakan Linux sebagai sistem operasinya. Karena itu banyak komputer server di perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan sistem operasi Linux.  


* Bintan, November 2021.

Related

Belajar Elkom 821705247824724088

Post a Comment

emo-but-icon

About Me

My photo
Father of 2 wonderful blessed kids. Teacher. Blogger. Guru Informatika SMPN 8 Bintan. Blogger yang percaya mengajar itu keren. Pendukung Timnas Indonesia, Arema Malang dan Real Madrid. Berharap Indonesia menjadi superpower dunia dan membuat jet tempur serta roket ruang angkasa sendiri. Pembaca buku yang suka ngopi serta puisi. Email: sutan.malaka1110@gmail.com

Arsip Semua Tulisan

item