RX-550 dan Asa Indonesia Terbang Ke Ruang Angkasa
Indonesia punya cita-cita terbang ke ruang angkasa. Membuat satelit sendiri, lalu diorbitkan ke antariksa dengan roket pembawa satelit (satellite carrier) buatan bangsa sendiri. Tentunya ini asa yang luar biasa, karena hanya segelintir negara di dunia yang mampu melesat ke ruang angkasa.
| Roket Soyuz-2 milik Rusia (sumber foto: tass.com) |
Bila Indonesia berhasil terbang ke antariksa, maka akan bergabung dalam deretan elit negara-negara "klub ruang angkasa" dunia seperti Rusia, Amerika Serikat, Perancis, China, Jepang, Iran dan India. Negara-negara tersebut telah berhasil memproduksi satelit sendiri dan membuat roket antariksa untuk mengorbitkan satelitnya ke ruang angkasa.
Demi mewujudkan cita-cita bangsa ini, sejak sekitar tahun 2011 LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) mengembangkan roket RX-550. Proyek roket RX-550 ini dikembangkan LAPAN untuk menjadi roket ruang angkasa peluncur satelit atau Satellite Launch Vehicle (SLV), yaitu roket ruang angkasa yang digunakan untuk membawa dan meluncurkan satelit ke orbitnya.
Sebuah kebanggaan bagi bangsa kita, karena roket RX-550 ini dibuat oleh putra-putri terbaik bangsa Indonesia. Selain membanggakan, keberhasilan putra-putri bangsa membangun teknologi tinggi ruang angkasa ini juga memiliki nilai yang sangat penting, yaitu akan membawa Indonesia mandiri dalam mengembangkan program ruang angkasanya sendiri. Ini cita-cita luhur yang harus didukung seluruh rakyat Indonesia.
| Roket RX-550 buatan LAPAN |
Sebagai roket yang diproyeksikan sebagai pengangkut satelit, RX-550 punya dimensi yang besar. Diameter RX-550 adalah 550 mm (0,55 meter), panjang motor 6 meter, panjang keseluruhan roket 14,91 meter dan mampu terbang dengan kecepatan 7,67 mach (7,67 x kecepatan suara).
Selain itu RX-550 memiliki bobot sekitar 4,9 ton. Roket ini dapat terbang di ketinggian 150 kilometer dan jarak jangkauan horisontal lebih dari 300 kilometer. Ketika berfungsi sebagai roket pendorong (booster) utama yang membawa satelit ke luar angkasa, RX-550 menggunakan bahan bakar hydroxyl toluen poly butadiene sebanyak 1,8 ton.
| Roket RX-550 LAPAN |
Berikut ini spesifikasi umum roket RX-550 karya putra-putri Indonesia:
- Panjang : 14,91 meter
- Diameter : 0,555 meter
- Litoff weight : 4.943 kilogram
- Maximum speed : Mach 7,67 (7,67 kali kecepatan suara)
- Maximum altitude : 150 kilometer
- Maximum range : lebih dari 300 kilometer
- Propellant : Hydroxyl toluen poly butadiene
Semoga roket buatan putra-putri Indonesia ini segera berhasil diluncurkan, untuk melesat tinggi membawa nama Sang Saka Merah-Putih ke luar angkasa. Semoga.
Majulah negeriku, jayalah bangsaku!
