Mengapa Nasionalisme Itu Penting? (Bagian 1)

Mengapa Nasionalisme itu penting?

Cinta Tanah Air adalah bagian dari iman. (KH. Hasyim Asyari, Pendiri NU)

Topik Nasionalisme selalu menarik ketika membicarakan sebuah bangsa. Juga negara. Terutama saat membahas eksistensi dan sejarah suatu bangsa. Karena Nasionalisme ibarat ruh atau jiwa suatu bangsa, yang mengikat seluruh anak bangsa sebagai satu kesatuan. Dan ikut menentukan perjalanan bangsa tersebut.



Demikian juga dengan bangsa Indonesia. Nasionalisme terwujud dalam spirit kebangsaan yang kuat. Spirit kebangsaan itulah yang menjelma menjadi energi besar, kemudian menggerakkan bangsa ini berjuang merebut kemerdekaan dari tangan Belanda maupun Jepang. Lalu spirit yang sama membawa bangsa ini bersatu untuk membentuk negara kesatuan yang menyatukan seluruh anak bangsa. Dari Sabang sampai Merauke. Dari Rote sampai Miangas.


Inilah Nasionalisme Indonesia yang berbeda dengan Nasionalisme beberapa bangsa lain. Misalnya Nasionalisme Chauvinism Jerman dan Jepang. Nasionalisme Chauvinis Jerman berpandangan bahwa ras mereka (ras Arya/Jerman) lebih unggul dari ras/bangsa lain. Ras Arya meyakini mereka adalah ras unggulan. Karena itu mereka menganggap bahwa ras Arya/Jerman harus memimpin ras/bangsa lain di dunia. Dengan kata lain, ras-ras yang lain harus tunduk pada ras Arya/Jerman. Hal ini yang melatarbelakangi ambisi NAZI Jerman untuk menguasai Eropa dan dunia selama Perang Dunia II. Adolf Hitler dan NAZI Jerman ingin memimpin Eropa dan dunia.


Nasionalisme Indonesia tidaklah seperti itu. Seperti yang diungkapkan Bung Karno, Bung Hatta dan bapak pendiri bangsa lainnya, Nasionalisme Indonesia adalah Nasionalisme Kerakyatan. Yaitu Nasionalisme yang lahir dari sanubari para anak bangsa yang mengalami penderitaan akibat penjajahan Belanda dan Jepang. Penderitaan yang dialami seluruh rakyat saat itu, kemudian melahirkan perasaan senasib-sepenanggungan di antara semua anak bangsa. 


Pada gilirannya perasaan senasib-sepenanggungan ini memunculkan dorongan untuk bersatu. Bersatu untuk berjuang melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Bersatu untuk hidup terhormat, sejajar dengan bangsa-bangsa lain yang merdeka. Pada titik ini terwujudlah cita-cita mulia mendirikan negara kesatuan untuk melindungi seluruh anak bangsa. Inilah akar dari Nasionalisme Indonesia. Yang lahir dari penderitaan rakyat dan niat suci untuk merdeka.



(Bersambung ke bagian ke-2)

Related

Diskursus 937622574226300326

Post a Comment

emo-but-icon

About Me

My photo
Father of 2 wonderful blessed kids. Teacher. Blogger. Guru Informatika SMPN 8 Bintan. Blogger yang percaya mengajar itu keren. Pendukung Timnas Indonesia, Arema Malang dan Real Madrid. Berharap Indonesia menjadi superpower dunia dan membuat jet tempur serta roket ruang angkasa sendiri. Pembaca buku yang suka ngopi serta puisi. Email: sutan.malaka1110@gmail.com

Arsip Semua Tulisan

item