Perangkat Keras Komputer Bagian 2: Perangkat Pemrosesan

Setelah artikel perangkat keras komputer bagian 1 membahas perangkat input-output (I/O), maka bagian 2 ini membahas tentang perangkat pemrosesan (processing device). 

Perangkat pemrosesan merupakan komponen komputer yang berfungsi memproses data yang diberikan perangkat input untuk selanjutnya diproses sesuai data yang diinginkan ditampilkan pada perangkat output. Perangkat pemrosesan di antaranya adalah CPU, memori RAM, motherboard, VGA card dan sound card.

A. CPU (Central Processing Unit)

Central Processing Unit (CPU) atau lebih dikenal dengan nama mikroprosesor / prosesor merupakan pusat pengolahan data dan pengendalian kerja sebuah komputer. Boleh dikata prosesor adalah otak dari komputer. Jika prosesor bekerja mengolah data secara baik dan cepat, maka kerja komputer pun cepat dan akurat. 

Prosesor Intel
Berdasarkan fungsi opreasionalnya prosesor terdiri dari dua bagian, yaitu ALU (Arithmetical Logical Unit) dan CU (Control Unit). ALU berfungsi sebagai pusat pengolah data, sedang CU berfungsi mengendalikan kerja komputer.

Sebagai otak dari komputer, kecepatan kerja menjadi sangat penting bagi prosesor. Kecepatan kerja prosesor diukur dengan satuan Hertz. Saat ini kecepatan prosesor sudah mencapai Gigahertz (1 Gigahertz = 1.000.000.000 Hertz). Semakin tinggi kecepatan prosesor, semakin cepat kerja komputer.

Prosesor AMD
Prosesor yang beredar di pasaran saat ini didominasi merek Intel dan AMD. Pada tahun 1993 Intel mengeluarkan prosesor dengan kecepatan 133 MHz. Dan tahun 2018 kecepatan prosesor Intel seri i9 yang menggunakan 6 core (inti) sudah memiliki kecepatan hingga 2,9 Ghz. Dalam waktu 25 tahun, kecepatan prosesor telah meningkat hampir 22 kali lipat.  

B. RAM

Memori RAM (Random Access Memory) atau sehari-hari biasa disebut memori, berfungsi untuk menyimpan program dan data secara sementara ketika program sedang dijalankan dan data tersebut diproses. 

RAM disebut random access karena peralatan ini dapat mengakses sel-sel memori secara langsung tanpa harus melalui urutan baris dan kolom-kolom selnya. Misalnya data yang akan diakses berada di sel penyimpanan ke-100, maka akses langsung dapat dilakukan ke alamat sel tersebut tanpa harus melalui urutan sel ke-1 sampai ke-99.

Memori RAM
Sebagai perangkat penyimpanan sementara, maka program dan data ditempatkan di RAM selama program tersebut dijalankan dan data diperlukan. Kemudian akan hilang bila program ditutup dan data sudah tidak diperlukan lagi.

Secara umum RAM ada dua macam, Dynamic RAM (DRAM) dan Static RAM (SRAM). Saat ini DRAM yang lebih banyak digunakan karena kemampuan transfer data DRAM yang lebih cepat dari SRAM.

DRAM kemudian berkembang menjadi teknologi Double Data Rate RAM (DDR RAM). Atau lebih umum disebut DDR saja. DDR RAM mempunyai kecepatan transfer data dua kali lipat kecepatan generasi RAM sebelumnya. Saat ini teknologi DDR RAM yang banyak digunakan di pasaran adalah DDR RAM generasi DDR4.

Kecepatan RAM dapat diketahui dari spesifikasinya. Misalnya 32 GB DDR5-6400 DIMMs, yang berarti RAM tersebut memiliki kecepatan transfer data 6400 MB/sekon. Kecepatan transfer data dari RAM ikut menentukan kerja komputer secara keseluruhan.

Bagian-bagian RAM DIMM DDR3 dan jumlah pinnya
Selain kecepatannya, jumlah pin (kaki) memori juga menentukan perbedaan teknologi memori yang ada. Berdasar jumlah pin, RAM ada dua macam, yaitu SIMM (Single In-Line Memory Module) dan DIMM (Dual In-Line Memory Module). SIMM menggunakan bus (saluran) 32 bit, sedang DIMM menggunakan 64 bit. 

C. ROM 

Memori ROM (Read Only Memory) berfungsi menyimpan perintah-perintah dan data secara tetap. Sesuai namanya, komputer hanya dapat membaca perintah dan data yang ada di dalam ROM, dan tidak dapat mengubahnya.

Memori ROM
Perintah dan data yang tersimpan di dalam ROM bersifat tetap dan tidak akan hilang meskipun aliran listriknya dipadamkan. Biasanya perintah dan data yang tersimpan di dalam ROM dibuat oleh pabrik pembuatnya. Umumnya ROM digunakan untuk menyimpan firmware, yaitu program (perangkat lunak) yang berhubungan erat dengan perangkat keras komputer.

Salah satu contoh ROM adalah ROM BIOS (Basic Input-Output System). Yaitu perangkat lunak (program) dasar sistem komputer yang mengatur dan menyiapkan semua peralatan/komponen yang ada pada komputer pada saat komputer dihidupkan.

D. Motherboard (Mainboard)

Motherboard atau sering juga disebut mainboard merupakan perangkat komputer yang berfungsi sebagai tempat terhubungnya perangkat-perangkat internal komputer seperti prosesor, memori, VGA card, sound card dan LAN card. Motherboard berbentuk papan sirkuit (PCB) utama yang memiliki chip ROM BIOS sebagai program penggerak, saluran-saluran dan konektor sebagai penghubung masing-masing perangkat.

Motherboard
Setiap perangkat/komponen memiliki slot tersendiri yang memungkinkan perangkat tersebut melekat pada motherboard. Selain itu motherboard didesain untuk digunakan pada prosesor dengan merek dan seri tertentu saja. Misalnya, motherboard yang didesain untuk prosesor buatan Intel tidak dapat digunakan untuk prosesor AMD. Demikian pula sebaliknya. Motherboard yang didesain untuk prosesor seri i5 tidak dapat digunakan untuk seri i9. Karena itu ketika kita memilih prosesor dan motherboard, harus memeriksa kesesuaian kedua perangkat ini.

Motherboard juga harus memiliki kesesuaian dengan perangkat lain seperti memori, VGA card, sound card dan harddisk. Jadi ketika suatu perangkat dalam komputer rusak, misalnya sound card, maka harus diganti dengan perangkat sejenis atau yang kompatibel (cocok/sesuai) dengan motherboard yang digunakan.

E. VGA Card

VGA (Video Graphics Array) card atau kartu grafis adalah peralatan komputer yang berfungsi mengubah sinyal digital menjadi sinyal gambar dalam bentuk piksel. VGA card memungkinkan data berbentuk digital ditampilkan dalam bentuk gambar di layar monitor.  

VGA card
Secara umum VGA card memiliki port VGA, Digital Video Interface (DVI) dan High Definition Multimedia Interface (HDMI). Saat ini HDMI banyak digunakan karena keunggulan kualitasnya. Selain VGA card berbentuk card/modul yang dipasang di slot, beberapa motherboard telah dilengkapi VGA card yang melekat (built-in), sehingga lebih praktis. 

Bagian-bagian VGA card
Untuk mengubah data digital menjadi gambar, VGA card dilengkapi prosesor dan memori. Prosesor di VGA card disebut GPU (Graphics Processing Unit), dan fungsinya mengubah data digital dari CPU menjadi gambar yang ditampilkan di layar monitor. Proses ini juga dibantu memori VGA card yang fungsinya menyimpan data. Semakin baik kerja GPU dan besar memori VGA card, semakin bagus kualitas gambar yang dihasilkan.

F. Sound Card

Sound card atau kartu suara merupakan peralatan komputer yang fungsinya mengubah sinyal digital menjadi sinyal suara (sinyal analog), dan sebaliknya mengubah sinyal suara (sinyal analog) menjadi sinyal digital. Karena adanya sound card ini maka data suara seperti lagu-lagu mp3 dan suara dari video yang dijalankan komputer dapat didengar melalui speaker yang terhubung ke komputer. 

Sound card
Demikian pula sebaliknya, suara dari luar atau pengguna komputer dapat direkam dan disimpan dalam bentuk bentuk file suara (audio) di dalam komputer dengan bantuan perangkat input microphone.


Baca juga: Perangkat Keras Komputer Bagian 1: Perangkat Input - Output (I/O)

Related

Belajar Elkom 8394904536435950063

Post a Comment

emo-but-icon

About Me

My photo
Father of 2 wonderful blessed kids. Teacher. Blogger. Guru Informatika SMPN 8 Bintan. Blogger yang percaya mengajar itu keren. Pendukung Timnas Indonesia, Arema Malang dan Real Madrid. Berharap Indonesia menjadi superpower dunia dan membuat jet tempur serta roket ruang angkasa sendiri. Pembaca buku yang suka ngopi serta puisi. Email: sutan.malaka1110@gmail.com

Arsip Semua Tulisan

item