Mengapa Nasionalisme Itu Penting? (Bagian 2)
Mengapa Nasionalisme itu penting?
Lebih suka kami melihat Indonesia tenggelam ke dasar lautan, daripada melihatnya sebagai embel-embel abadi daripada suatu negara asing. (Bung Hatta)
Mungkin sebagian orang bertanya-tanya apa pentingnya Nasionalisme di era sekarang. Bila zaman revolusi kemerdekaan, sudah barang tentu Nasionalisme sangat dibutuhkan karena ia merupakan ruh yang menyatukan semua suku bangsa kita dalam satu gerak perjuangan kemerdekaan. Nasionalisme bak bara api semangat di dada para pejuang bangsa, yang membuat mereka semua pantang mundur menghadapi penjajah. Hingga berbuah manis kemerdekaan. Setelah merdeka berpuluh tahun, lantas masihkah Nasionalisme diperlukan?
![]() |
| Jet tempur Su-27 TNI-AU |
Nasionalisme tetap dibutuhkan sebuah bangsa sepanjang zaman. Dalam masa penjajahan ataupun era kemerdekaan. Dulu dan sekarang. Karena Nasionalisme itu adalah ruh persatuan bangsa kita yang besar, yang itu semua akan terus mengingatkan kita semua tentang sejarah bangsa di masa lampau serta bagaimana negara yang kita banggakan ini berdiri. Tak berhenti di situ, Nasionalisme juga menjadi suluh penerang kemana dan seperti apa bangsa ini melangkah ke depan. Terlebih di era globalisasi seperti saat ini, di mana arus informasi global membuat batas negara seolah tidak ada lagi dan budaya asing deras mengalir, maka Nasionalisme sebagai jiwa dan identitas kebangsaan justru sangat diperlukan.
Bahkan bahaya mengancam bila spirit kebangsaan sebuah bangsa/negara mengalami kemerosotan. Suatu negara dapat didera disintegrasi atau melemah karena merosotnya Nasionalisme atau spirit kebangsaan, seperti yang dialami Uni Soviet tahun 1991 dan Yugoslavia antara tahun 1990 - 1995. Kedua negara itu mengalami nasib yang sama. Sama-sama bubar, dan terpecah menjadi negara-negara kecil.
Fakta ini menunjukkan bahaya pertama merosotnya Nasionalisme adalah disintegrasi sebuah bangsa/negara. Tanpa spirit kebangsaan, sebuah bangsa ibaratnya masyarakat tanpa ruh. Tidak memiliki ikatan batin dan kebersamaan. Maka tidak ada lagi benteng yang melindungi mental bangsanya, sehingga gempuran budaya serta pengaruh asing mudah melemahkannya.
Maka Nasionalisme menjadi keniscayaan bagi keutuhan sebuah bangsa/negara. Ini poin pertama pentingnya Nasionalisme. Dengan tetap kuatnya spirit kebangsaan, dengan sendirinya ikatan, nilai-nilai dan identitas kebangsaan kita akan tetap ada. Secara otomatis hal ini membentengi masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, dari gempuran budaya asing.
Poin kedua, Nasionalisme sangat diperlukan dalam membangun visi negara. Bangsa kita hidup dalam zaman yang terus bergerak, di tengah peradaban modern yang terus melaju. Diperlukan spirit kebangsaan yang kuat untuk mendesain konsep dan membangun program-program pembangunan negara ke depan, agar kita dapat mewujudkan Indonesia di masa depan seperti apa. Hal ini membutuhkan visi kebangsaan yang kuat, agar negara kita mampu menjawab tantangan zaman.
Poin ketiga, Nasionalisme sangat diperlukan sebagai spirit bela negara setiap anak bangsa. Bukan hanya di era kolonialisme atau Perang Dunia II saja, sekarang pun spirit bela negara harus tetap dikobarkan dalam diri rakyat Indonesia. Terlebih bagi generasi muda. Tidak ada satupun jaminan bahwa tidak ada negara asing yang membahayakan bangsa kita. Justru di tengah era persaingan pasar bebas seperti saat ini, kompetisi antar negara terjadi dengan sengit. Ini dapat memantik konflik. Contoh nyata adalah konflik di Laut China Selatan yang sangat dekat dengan wilayah negara kita. Melihat fakta-fakta yang ada, tentunya spirit bela negara harus dibangun. Dalam perspektif inilah Nasionalisme tetap menjadi keniscayaan.
Demikian pembahasan mengenai pentingnya Nasionalisme bagi bangsa kita. Semoga bermanfaat. Merdeka!
*Kep. Riau, 17 Februari 2021

